GuruKita.com
belajar mengajar sepanjang hayat ...
menembus batas ruang dan waktu ...
semoga ruang ini bermanfaat bisa menjadi guru saya, guru Anda dan guru siapa saja yang telah mengakses ...

Kemendikbud menghapus sistem Uji Kompetensi Awal (UKA) dan menggantinya dengan Uji Kompetensi Guru (UKG)

JAKARTA - Keberadaan Uji Kompetensi Awal (UKA) sebagai saringan awal guru calon peserta sertifikasi hanya berumur satu tahun (2012). Mulai tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghapus sistem UKA dan menggantinya dengan Uji Kompetensi Guru (UKG). Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan hanya terjadi perubahan istilah saja. Pelaksanaan UKG sendiri sudah dimulai sejak Senin (3/6) lalu. Dia mengatakan UKG ini dijadikan saringan guru-guru yang akan mengikuti sertifikasi. "Kalau dulu yang lulus UKA berhak ikut sertifikasi. Tetapi tahun ini yang lulus UKG (karena UKA dihapus, red) berhak ikut sertifikasi 2013," tandasnya. Nuh mengatakan tahun ini tercatat ada 700 ribu guru yang menjadi peserta definitif UKG yang berlangsung hingga Sabtu depan (15/6) itu. Para guru tadi bersaing untuk bisa masuk dalam program sertifikasi 2013. Kuota sertifikasi guru 2013 sendiri cukup terbatas, yakni hanya 350 ribu guru. Itu artinya hampir separuh peserta UKG dipastikan bakal gugur. Awalnya kuota peserta seritifikasi guru 2013 dipatok 250 ribu guru. Tetapi Kemendikbud memastikan kuota tadi ditambah sebesar 100 ribu guru, sehingga kuotanya bertambah menjadi 350 guru. Diperkirakan pelaksanaan sertifikasi guru ini berlangsung Agustus mendatang. Guru peserta sertifikasi nantinya akan mendapatkan sertifikat profesi. Nah berbekal sertifikat inilah para guru nanti berhak mendapatkan tunjangan profesi pendidikan (TPP) atau juga sering disebut tunjangan sertifikasi. Untuk guru PNS tunjangan sertifikasi sebesar satu kali gaji pokok yang diterima per bulan. Sedangkan bagi guru non PNS, jumlah tunjangannya adalah Rp 1,5 juta per bulan. Perlu dicatat, guru bersertifikat yang berhak mendapatkan TPP adalah mereka yang mengajar minimal 24 jam pelajaran per pekan. Nuh mengatakan tahun lalu pelaksanaan UKA, sebagai saringan guru calon peserta sertifikasi berjalan dengan banyak gangguan. "Mulai dari kabar server mogok, tidak bisa entri data, dan lain-lainnya," tutur mantan rektor ITS itu. Tetapi untuk tahun ini, Nuh memastikan semuanya berjalan lancar. "Minimal sepekan pelaksanaan UKG ini tidak ada kabar yang aneh-aneh," tandasnya. Nuh mengatakan pihaknya sudah mempelajari "kisruh" UKA tahun lalu. Dia menuturkan kasus server mogok atau tidak bisa entri data itu disebabkan karena kesalahan pengisian data pribadi guru. "Akibatnya itu tadi, guru tidak bisa mengerjakan soal. Terus ambil gampangnya, menyebut server mogok." Tahun ini Kemendikbud serius memperkuat urusan entri data. Nuh mengatakan ujian UKG murni dijalankan secara online. "Yakni peserta mengerjakan ujian secara online di depan komputer di TUK (tempat ujian kompetensi, red) yang telah ditetapkan panitia," kata dia. Dengan sistem online, terjadi penghematan luar biasa karena tidak menggunakan ongkos cetak naskah ujian seperti saat UKA tahun lalu. Tetapi sistem ujian full online ini rawan macet jika peserta tidak teliti mengentri data pribadi. Nuh mengatakan kelebihan lain ujian dengan sistem online ini adalah, peserta bisa langsung mengetahui skor yang didapat setelah ujian. Untuk urusan pengumuman, akan di-ranking menunggu rangkaian ujian rampung seluruhnya. (wan)

Simetri Putar

Simetri putar adalah putaran pada suatu bangun datar samapai dengan satu kali putaran penuh
pada pusat simetri sehingga kembali pada bingkainya seperti semula

a. Simetri Putar pada Bujur Sangkar
Bujur sangkar mempunyai 4 simetri putar

Putaran pertama : A ==> D ==> C ==> B (A ke D, D ke C, C ke B dan B ke A)
Putaran kedua : A ==> C ; B ==> D ; C ==> A ; D ==> B
Putaran ketiga : A ==> B ; B ==> C; C ==> D; D ==> A
Putaran keempat : A ==> A ; B ==> B ; C ==> C ; D ==> D ( Posisi semula)

b. Simetri Putar pada Persegi panjang
Persegi panjang mempunyai 2 simetri putar.

Putaran pertama: A ==> C ; B ==> D ; C ==> A ; D ==> B
Putaran kedua : A ==> A ; B ==> B ; C ==> C ; D ==> D

c. Simetri Putar pada Segitiga sama sisi
Segitiga sama sisi mempunyai 3 simetri putar
Putaran pertama: A ==> C ; B ==> A ; C ==> B
Putaran kedua : A ==> B ; B ==> C ; C ==> A
Putaran ketiga : A ==> A ; B ==> B; C ==> C

d. Simetri Putar pada Elips Oval

Mempunyai 2 simetri putar

e. Simetri Putar pada Ligkaran

Mempunyai tak terhingga simetri putar

f. Simetri putar jajaran genjang, belah ketupat dan segitiga sama kaki, trapesium

mempunyai 2 simetri putar
mempunyai 2 simetri putar
Mempunyai 1 simetri putar

Mempunyai 1 simetri putar

Simetri Lipat


Simetri lipat adalah jumlah lipatan yang membuat suatu bangun datar menjadidua bagian yang sama besar.

a. Simeti lipat pada Persegi atau Bujur Sangkar
Persegi atau bujur sangkar mempunyai 4 simetri lipat :
- simetri lipat pertama, A bertemu dengan D dan B bertemu dengan C :

- simetri lipat kedua, A bertemu dengan B dan C bertemu dengan D :
- simetri lipat ketiga,
  - A bertemu dengan C
  - BD adalah sumbu simetri yang membagi bangunan menjadi dua bagian yang sama besar
- simetri lipat keempat,
   - B bertemu dengan D
   - AC adalah sumbu simetri yang membagi bangunan menjadi dua bagian yang sama besar


b. Simetri lipat pada persegi panjang, 
Persegi panjang mempunyai 2 simetri lipat

- simetri lipat pertama, A betemu dengan D dan B bertemu dengan C
- simetri lipat kedua, A bertemu dengan B dan D bertemu dengan C

c. Simetri lipat pada segitiga sama kaki,
Segitiga sama kaki mempunyai 1 simetri lipat, A bertemu dengan B, dimana C sebagai sumbu simetri
d. Simetri lipat pada segitiga sama sisi
Segitiga sama sisi mempunyai 3 simetri lipat

- simetri lipat pertama, C sebagai sumbu simetri maka A bertemu dengan B
- simetri lipat kedua, A sebagai sumbu simetri maka B bertemu dengan C
- simetri lipat ketiga, B sebagai sumbu simetri maka A bertemu dengan C

e. Simetri lipat pada Trapesium- Trapesium sama kaki

Trapesium sama kaki mempunyai 1 simetri lipat yaitu :
A bertemu dengan B dan D bertemu dengan C
- Trapesium sembarang
Simetri lipat trapesium sembarang dan siku-siku adalah 0

f. Simetri lipat pada Jajaran Genjang

Simetri lipat pada jajaran genjang adalah 0

g. Simetri lipat pada Belah ketupat
Simetri lipat mempunyai 2 simetri lipat:
- simetri lipat pertama, B bertemu dengan D dengan AC sebagai sumbu simetri
- simetri lipat kedua, A bertemu dengan C dengan BD sebagai sumbu simetri

h. Simetri lipat pada Layang-layang
Layang-layang mempunyai 1 simetri lipat, A bertemu dengan C dengan BD sebagai sumbu simetri

i. Simetri lipat pada Elips Oval
Elips Oval mempunyai 2 simetri lipat
- simetri lipat pertama, B bertemu dengan D dengan AC sebagai sumbu simetri
- simetri lipat kedua, A bertemu dengan C dengan BD sebagai sumbu simetri
 j. Simetri lipat pada Lingkaran

Lingkaran mempunyai simetri lipat yang jumlahnya tak terhingga,
Karena lingkaran bisa dibagi dua dengan jumlah tak terhingga
dengan banyak (tak terhingga) sumbu simetri





<<< materi berikutnya : simetri putar >>>

PELUNCURAN SEPIK (Sistem Elektronik Pemantauan Implementasi Kurikulum)


 

Assalamualaikum wr.wb.
Selamat Datang Kurikulum 2013
Dalam rangka menyongsong dan menyiapkan lahirnya generasi emas Indonesia, maka Kemdikbud meluncurkan kurikulum baru yaitu Kurikulum 2013.
Setelah melalui perjalanan panjang dan berliku, akhirnya Kurikulum 2013 mendapatkan restu dari berbagai pihak untuk diimplementasikan.
Kini saatnya kita memasuki era implementasi kurikulum ini, tentu saran perbaikan tetap diharapkan guna meminimalisasi hal yang tidak perlu terjadi di lapangan.
SEPIK (Sistem Elektronik Pemantauan Implementasi Kurikulum) ini diluncurkan untuk melakukan pemantauan terhadap implementasi kurikulum yang meliputi: distribusi buku, pelaksanaan pelatihan dari Instruktur Nasional, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Guru Inti hingga Guru Sasaran. SEPIK menyediakan fitur-fitur yang diperlukan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan untuk mengakses lebih jauh pelaksanaan pelatihan.
Akhirnya, saya sampaikan Selamat dan Terima Kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dedikasinya terhadap Implementasi Kurikulum 2013. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua. Amin! 







              Tjipto Sumadi

SAMBUTAN KETUA UNIT IMPLEMENTASI KURIKULUM PUSAT
dalam PELUNCURAN SEPIK (Sistem Elektronik Pemantauan Implementasi Kurikulum)
Selasa, 28 Mei 201
Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Jakarta


Jaring jaring Kubus

Sebuah kubus apabila dipotong menurut rusuk-rusuknya kemudian tiap sisinya direntangkan akan menghasilkan jaring-jaring kubus.
Jaring-jaring kubus terdiri dari enam buah persegi kongruen yang saling berhubungan. Berikut animasi jaring-jaring kubus :

Irjen Gandeng KPK Telusuri Mandeknya Dana Sertifikasi Guru

JAKARTA - Tim khusus yang dibentuk Inspektorat Jenderal Kemendikbud, yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih melakukan kajian terhadap mandeknya penyaluran dana tunjangan sertifikasi guru. Tim ini sudah mulai bekerja beberapa waktu, menyikapi dana tunjangan sertifikasi 2012 sebesar Rp10 triliun yang mengendap di sejumlah kas pemda, yang sempat heboh.

Irjen Kemendikbud, Haryono Umar menjelaskan, tim ini nantinya merekomendasikan mekanisme yang dianggap paling tepat, agar dana bisa sampai ke kantong guru dengan cepat.

Selain itu, tim juga akan melakukan langkah-langkah penindakan. Jadi, tim ini pula yang akan menelusuri mandeknya dana sertifikasi guru tahun ini, seperti diduga juga terjadi di sejumlah daerah di Sumut. "Nanti akan kita lihat, di mana mandeknya, dan untuk apa uang itu," ujar Haryono Umar kepada JPNN kemarin (27/5).

Tidak hanya pemda yang disasar. Jika memang kemenkeu belum menyalurkan dana dimaksud, maka akan ditanya apa alasannya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Prof Ainun Naim  menyebutkan, alokasi anggaran tunjangan sertifikasi guru tahun 2013 sebesar Rp43 triliun. Tahun 2012 sebesar Rp10 triliun.

Ainun menyebutkan, belum disalurkannya dana tersebut oleh kemenkeu biasanya karena ada masalah data. Dimana kriteria guru penerima belum memenuhi syarat, terutama jumlah jam mengajar. Kemungkinan lain karena pertanggungjawaban atas dana yang ditransfer sebelumnya, belum jelas.

Ainun mengatakan, jika data belum beres dan dana langsung ditransfer, maka bisa muncul masalah baru. Pasalnya, jika ternyata ada guru yang tidak memenuhi syarat sertifikasi telanjur menerima dana tersebut, uang harus dikembalikan lagi.

Haryono tidak menerima alasan-alasan seperti itu. "Itu alasan klasik," cetus mantan pimpinan KPK itu.Menurutnya, data base mestinya sudah ada sejak lama. Jika ada penambahan data, ya cukup data tambahan itu yang diverifikasi.

Jika soal data yang dijadikan dalih, Haryono mengatakan, tim khusus nantinya juga akan menelisik hal itu. Jangan sampai ada pembengkakan data, sedang uangnya tidak jelas masuk ke kantong siapa.

Dia menjanjikan akan serius menggarap persoalan ini. Dikatakan, setelah dirinya membeber data dana sertifikasi guru yang mandek di sejumlah daerah beberapa waktu lalu, ada sejumlah kepala daerah yang lapor ke dirinya.

"Mereka bilang memang dana masih ada di kas daerah," ujarnya. Hanya saja, dia tidak mau menyebut siapa nama kepala daerah dimaksud. (sam/jpnn)

Tunjangan Profesi Guru Tak Kunjung Cair

JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB-PGRI) kembali menyurati Menteri pendidikan dan kebudayaan Mohammad Nuh agar segera mengurus pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) di berbagai daerah.

Menurut Ketua Umum PB PGRI, Sulistyo, laporan yang diterimanya hingga awal Mei 2013 ini, belum satupun kabupaten/kota yang tuntas pencairan tujangan profesinya karena persoalan data pokok pendidik (Dapodik) yang tidak beres.

"Saya ke Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Padang, saya menjumpai tidak satupun kabupaten/kota yang selesai dapodiknya sehingga TPG tak bisa dicairkan oleh dinas," kata Sulistyo kepada JPNN.COM, Rabu (29/5).

Dia menjelaskan, berdasarkan laporan dari para guru, alasan daerah belum membayarkan TPG karena surat keputusan penetapan penerima TPG dari Kemdikbud belum mereka terima. Karena itu PB PGRI mendesak Kemdikbud segera menetapkan SK penerima TPG pada guru yang berhak.

Bila lambatnya penetapan SK tersebut karena Dapodik, maka menyusul surat PB PGRI terdahulu, maka PGRI meminta agar pencairan dana TPG itu tidak didasarkan pada Dapodik.

Ditegaskan Sulistyo, sistem penghitungan Dapodik sendiri belum mampu mengakomodasi pelaksanaan di lapangan, bahkan prakteknya semakin lama semakin jelek. Misalnya saja Dapodik SD/SMP baru 60 persen yang selesai, 40 persen lagi bermasalah.

"Masalah utama tidak terpenuhi 24 jam mengajar. Sekolah yang belum punya register tidak bisa masuk sistem karena Dapodik belum mengakomodir guru yang mengajar di luar bidang studinya, padahal di daerah, mereka ditugasi resmi oleh dinas. Artinya guru dirugikan," ujar Anggota DPD RI asal Jateng itu.

Kondisi ini diperparah dengan belum dibayarkannya kekurangan pembayaran TPG tahun 2010, 2011 dan 2012. Karena itu PB PGRI meminta Kemidkbud segera menerbitkan kejelasan informasi waktu kapan pembayaran tunggakan TPG itu dilakukan.(Fat/jpnn)
 
sumber: http://www.jpnn.com/read/2013/05/29/174257/Tunjangan-Profesi-Guru-Tak-Kunjung-Cair-

Bentuk-Bentuk Bilangan Pecahan

Bilangan pecahan dapat dinyatakan dalam beberapa bentuk dan kita dapat mengubahnya dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain. Berikut bentuk-bentuk bilangan pecahan dan cara mengubahnya ke bentuk yang lain.

1. Pecahan biasa
 Pecahan biasa adalah bentuk pecahan yang terdiri dari pembilang dan penyebut.


Bilangan-bilangan bulat dapat diubah menjadi bentuk pecahan biasa. Bagaimana kita dapat mengubahnya? Perhatikan pada animasi berikut.
Bentuk pecahan dari bilangan 1, 2 dan 3 adalah (Klik pada tanda panah di atas bilangan 1, 2, dan 3)
http://belajar.kemdiknas.go.id/file_storage/materi_pokok/MP_504/Flash/anim%20hal19.swf


2. Pecahan campuran
 Pecahan campuran adalah bentuk pecahan yang terdiri dari gabungan bilangan bulat dan pecahan biasa.


Kalian dapat mengubah dari pecahan biasa ke pecahan campuran dan sebaliknya dari pecahan campuran menjadi pecahan biasa. Untuk mengetahuinya mari kalian lakukan animasi berikut.

Andi mempunyai 7 keping kue yang akan dimasukkan ke dalam 2 kotak. Setiap kotak harus diisi dengan  keping kue yang sama banyaknya, berapa sisa keping kue yang tidak masuk kotak?
http://belajar.kemdiknas.go.id/file_storage/materi_pokok/MP_504/Flash/hal21.swf
Contoh:
1.    Ubah pecahan berikut ke pecahan campuran.

         (Klik pada tombol jawab)


2.    Ubah pecahan campuran berikut menjadi pecahan biasa

      (Klik pada tombol jawab)

3. Pecahan desimal
Pernahkah kalian melihat bilangan 43,257? Bilangan apakah itu? Untuk mengetahuinya lihat animasi berikut.
(Klik pada tombol play)
Pecahan desimal adalah bentuk pecahan  yang nilai penyebutnya adalah 10, 100, 1000, dan seterusnya dan dinyatakan dengan tanda koma.

Contoh :
1.    Ubah pecahan berikut ke bentuk desimal:
               (Klik pada tombol jawab)

2.    Ubah bilangan desimal berikut ke bentuk pecahan:
a. 0,45
b. 3,128       (Klik pada tombol jawab)
4. Bentuk persen dan permil
Persen adalah bentuk pecahan biasa yang nilai penyebutnya 100 dan dinyatakan dengan lambang %. Permil adalah bentuk pecahan yang nilai penyebutnya 1000 dan menggunakan lambang . Dalam kehidupan sehari-hari kalian sering menemukan perhitungan yang menggunakan persen dan permil, seperti diskon harga di suatu toko.

Orang-orang Yang Terlibat Dalam Sitem Dapodik

   
Sistem pendataan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) melibatkan banyak orang mulai dari pusat sampai daerah. Dapodik yang digagas oleh Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (P2TK Dikdas) mulai diterapkan tahun 2012. Sebagai upaya untuk menjaring data  3 data utama yaitu terkait peserta didik, tenaga kependidikan (guru), dan satuan pendidikan (sekolah). Berikut adalah orang-orang yang terlibat agar sistem Dapodik sukses dijalankan.

    Guru    Guru sebagai orang yang paling tahu data di lapangan, baik terkait dengan data peserta didiknya, sarana dan prasarana kelas, serta data tentang dirinya sendiri. Data-data itulah yang akan diberikan kepada Operator Sekolah untuk dimasukan ke Aplikasi Dapodik dan kemudian diunggah ke server pusat Dapodik. Guru juga harus aktif untuk mengecek datanya yang sudah terekam di P2TK Dikdas.

    Kepala Sekolah    Kepala sekolah sebagai penanggung jawab terhadap kelengkapan dan kebenaran data yang diunggah. Kepala sekolah memberikan informasi terkait guru (pembagian jam mengajar) dan keadaan sekolah, mengenai sarana dan prasarana sekolah beserta kondisinya. Kepala sekolah menugaskan salah seorang tenaga di sekolahnya untuk menjadi Operator Dapodik Sekolah.

    Operator Sekolah    Operator sekolah sebagai orang terpenting sistem Dapodik, mereka mengumpulkan semua data yang harus dimasukan ke Aplikasi Dapodik. Data yang sudah selesai dimasukan, kemudian diunggah secara online. Selain itu, mereka memastikan data sudah terkirim dan benar. Operator sekolah selain memerlukan pedampingan dari guru atau kepala sekolah, juga harus diberikan fasilitas dalam menjalankan tugasnya.

    Operator Dinas Pendidikan Kab/Kota    Operator Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota memberikan pelatihan pada operator sekolah tentang teknis pelaksanaan pendataan di sekolah.Operator Dinas Pendidikan Kab/Kota juga membantu perbaikan data, misalnya; memperbaiki NUPTK, mutasi jabatan antar Kab/Kota, alih jabatan (Guru ke Pengawas), konversi bidang studi sertifikasi, mengajukan penambahan jam di luar dikdas, mengusulkan penerbitan Surat Keputusan (SK) tunjangan guru.

    Operator Pusat (P2TK Dikdas)    Operator Pusat memiliki peran dalam approval (persetujuan) perbaikan data kelulusan sertifikasi. Operator pusat akan melakukan verifikasi sebelum mengabulkam permohonan dari Operator Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk perbaikan data. Menerbitkan SK bagi guru yang telah memenuhi syarat menerima tunjangan.

    Data dalam Dapodik harus lengkap, wajar dan benar. Dapodik telah ditetapkan sebagai acuan bagi pengambilan kebijakan. Ini sesuai dengan Instruksi Mendikbud Nomor 02 Tahun 2011, bahwa hasil Dapodik menjadi satu-satunya sumber (acuan) data pendidikan dalam pelaksanaan kegiatan dan pengambilan keputusan atau kebijakan pendidikan.

sumber: SekolahDasar.Net 23 Mei 2013

Pengumuman Kelulusan UN SD/MI Tahun 2013

    Ujian Nasional (UN) 2013 telah berakhir dan diikuti oleh peserta didik  tingkat SD sampai SMA/SMK. Saat ini, yang dinanti adalah pengumuman hasilnya, termasuk peserta didik SD/MI yang telah melaksanakannya pada tanggal 6 sampai 8 Mei yang lalu. UN tingkat SD ini mengujikan tiga mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
    Berdasarkan Prosedur Operasi Standar (POS) UN SD/MI 2013 yang dikeluarkan Badan Nasional Standar Pendidikan (BNSP), Penyelenggara UN Tingkat Provinsi mengirim hasil UN ke Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 3 Juni 2013. Pengumuman kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan (sekolah) paling lambat tanggal 8 Juni 2013.
    Untuk peserta didik SD/MI, Kelulusan UN (NA) ditentukan berdasarkan gabungan nilai Ujian Sekolah (US) dan nilai rata-rata rapor semester 7, 8, 9, 10, dan 11. Dengan pembobotan 60% untuk nilai US dan 40% untuk nilai rata-rata rapor menjadi Nilai Sekolah (NS). Nilai Akhir (NA) didapat dari nilai rata-rata gabungan NS dari 3 mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN dengan formula 60% nilai UN dan 40% nilai sekolah (NS).
    Kriteria kelulusan UN SD/MI ditetapkan melalui rapat dewan guru berdasarkan nilai minimal setiap mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai rata-rata ketiga mata pelajaran yang diujinasionalkan. Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan (sekolah) ditentukan melalui rapat dewan guru dengan ketentuan:
        Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.
        Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran.
        LulusUjian Sekolah/Madrasah
        Lulus UN

    Untuk tahun depan yaitu tahun pelajaran 2013/2014, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang tentang Standar Nasional Pendidikan. Kelulusan untuk untuk tingkat SD/MI hanya ditentukan berdasarkan tiga kriteria (a. Menyelesaikan seluruh program Pembelajaran; b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran; c. Lulus ujian sekolah/madrasah). Tidak ada lagi ketentuan lulus UN.

sumber: SekolahDasar.Net 21 Mei 2013

Hubungan Antar Pecahan


Dapatkah kalian menentukan hubungan antar kedua bilangan pecahan itu? Apakah kedua bilangan pecahan itu senilai (=), atau yang satu lebih dari yang lain (>), atau yang satu kurang dari yang lain (<)?.

Untuk dapat mengetahuinya, lakukan simulasi berikut.

Dengan demikian menentukan hubungan antar bilangan pecahan dapat dilakukan jika bilangan-bilangan pecahan tersebut diubah ke pecahan-pecahan senilai yang nilai peyebutnya sama. Menyamakan penyebut dengan menggunakan kelipatan persekutuan terkecil (KPK). Dengan demikian kita dapat menyatakan hubungan lebih dari (>), kurang dari (<) atau sama dengan (=) dan mengurutkan beberapa bilangan pecahan dengan membandingkan angka pembilangnya.


sumber: http://belajar.kemdiknas.go.id/index3.php?display=view&mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Materi%20Pokok/SMP/view&id=504&uniq=4461

Menyederhanakan Pecahan

Menyederhanakan suatu bilangan pecahan adalah menentukan pecahan senilai dari bilangan pecahan itu dengan cara membagi pembilang dan penyebut dengan faktor persekutuan terbesarnya (FPB).

Perhatikan pada panel animasi. Klik pada tombol play.

Pecahan Senilai


  Pada gambar, daerah berwarna biru tua menunjukkan nilai /luas yang sama.

  Mengapa disebut pecahan senilai? Karena pecahan senilai didapat dengan cara :


Untuk mendapatkan info terkini,
daftarkan alamat email Anda :